1. Pohon Karet Melambangkan Sumber kehidupan rakyat Daerah Hulu Sungai Tengah.
2. Tiga garis yang terdapat pada pohon karet menunjukkan menuju satu garis tegak memberi arti tiga wilayah Kewedanan bersatu padu membentuk satu Wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
3. Tiga akar dari pohon karet ini mengandung arti kesuburan tanahnya yang terdapat disekitar tiga sungai yaitu Sungai Batang Alai, Sungai Barabai dan Sungai Labuan Amas.
4. Buah Padi Melambangkan sumber penghidupan rakyat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah karena Setangkai padi yang telah masak mengandung arti penghidupan rakyat Kabupaten Hulu Sungai Tengah juga memberikan kesan kepada pribadi yang sopan santun, tidak gembor tetapi bekerja dan berhasil (berkata-kata untuk mencapai hasil yang seimbang.
5. Dua Puluh Empat Butir Padi yang terdapat pada setangkai padi bersatu padu memberikan arti sebagai kenang-kenangan bersejarah (sejarah daerah) sejak aktifnya Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjadi Daerah Otonom tepat tanggal 24 Desember 1959.
6. Pita Putih mengandung arti sesuatu apa yang dirasa mendatangkan kebaikan menghendaki untuk dibicarakan dengan mengadakan musyawarah antara pejabat-pejabat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (diikat satu rasa bekerja secara jujur dan bertanggung jawab)
7. Lukisan pada pita putih yang digambarkan "MURAKATA" diartikan Mufakat dengan seia sekata baik dalam pemikiran maupun dalam pelaksanaan.
8. Lukisan yang bertuliskan "BARABAI" Berartikan atau diambil untuk mengingatkan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Tengah adalah wilayah Kewedanan Barabai dahulunya.